Seruu.com - Nyawa Farihah (53) melayang di rumahnya secara tragis. Warga asal Gampong Jeulekat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe ini tewas setelah dicabik-cabik babi hutan. Peristiwa naas ini menimpa, Minggu (8/1) siang sekira pukul 11.00 WIB, usai hewan bertaring tersebut menerobos masuk ke tempat tinggalnya.

Menurut keterangan Abdullah selaku keluarga korban, saat ditemui Metro Aceh mengaku bahwa Fatihah mengalami luka robek serius dibagian dagu, paha, serta sekujur tubuhnya.

"Korban sedang di ruang tamu bersama cucu. Dari kejauhan memang sudah melihat babi hutan, terus berlari menuju rumah mereka. Tapi saat hendak menutup pintu, kalah cepat dengan hewan ganas itu. Dalam hitungan detik, Fariha dan si babi sudah bergumul. Hal ini dilakukan demi menyelamatkan nyawa cucunya yang masih bocah," terang Abdullah.

Karena korban sudah uzur, tak lagi refleks mengelak serangan binatang bertaring tersebut. Gigi tajam si babi lalu merobek beberapa bagian tubuh Farihah, sampai ia terkapar di tanah bersimbah darah. Puas memangsa sasaran, si babi lantas berlari keluar rumah dan hilang di tengah rimbunnya hutan. Sementara cucu korban, melihat kejadian ini berteriak-teriak hingga mengundang kedatangan warga sekitar.

"Saat warga tiba di TKP, sudah melihat mayat Farihah terkapar bergelimang darah. Babi itu coba dikejar, tapi sudah keburu menghilang," pungkas Abdullah.

Menurut keterangan warga sekitar,  Gampong Jeulekat merupakan daerah perbukitan dan selama ini sering dilintasi babi hutan. Tentunya, Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe, melalui dinas terkait akan terus berupaya untuk mengatasi hama babi hutan yang sering merusak tanaman para petani.

KOMENTAR SERUU