Kita cuma dihargai saat pemilu namun diinjak-injak saat mereka sudah menjabat,

Jakarta, Seruu.com - Ribuan warga kawasan Tanah Merah, Kelurahan Rawa Badak, Tugu Selatan, dan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Jakarta. Mereka menuntut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengakui mereka sebagai warga Jakarta.

Demontrasi ini diramaikan sekitar 12 ribu warga tanah merah, yang hingga kini tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta. Mereka menuntut diakui sebagai warga ibukota.

Muhammad Yudha, Ketua Forum Komunikasi Tanah Merah Bersatu mengatakan, pengakuan tersebut harus direalisasikan dengan pembentukan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Tanah Merah, penerbitan KTP buat mereka sesuai dengan domisili, serta penerbitan akte kelahiran bagi anak-anak mereka.

Ia juga menyayangkan sikap Fauzi Bowo dan Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang mengeluarkan kartu pemilih bagi mereka namun tidak mau mengakui mereka sebagai penduduk DKI Jakarta.

Yudha pun menunjukan sejumlah kartu pemilih yang mereka dapatkan saat Pilkada DKI dan Pemilu 2009 lalu."Kita cuma dihargai saat pemilu namun diinjak-injak saat mereka sudah menjabat," tandasnya, Senin (10/1/2012).

Dalam demo ini, para pengunjuk rasa memasang 3 tenda berderet di depan gedung Kemendagri. Mereka mengancam akan terus berdemo, bahkan jika perlu hingga bermalam di lokasi itu, sampai mendapat tanggapan dari Mendagri.

Selain berorasi, para demonstran juga memasang spanduk dan poster-poster berisi tuntutan dan kecaman. Mereka menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo diberhentikan karena tidak menerbitkan KTP dan meresmikan RT/RW bagi mereka. [simon]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU