Jakarta, Seruu.com - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Selas (10/1) siang menggelar rapat tertutup bersama DPD dan sejumlah perwakilan dari warga Tanah Merah, Jakarta Utara. Pihak Kemendagri melarang beberapa awak media yang hendak meliput rapat tersebut, baik media cetak maupun elektronik. Pintu masuk dijaga dengan ketat baik oleh petugas kepolisian maupun petugas keamanan.

"Wartawan gak boleh masuk, lagi ada rapat di dalem," ujar salah satu petugas yang bertugas di pintu masuk Kementrian Dalam Negeri, Selasa (10/1/2012)

Sementara di luar halaman Kemendagri hingga pukul 12.30 WIB masih dipenuhi warga RT 02 RW 09 Tanah Merah Bawah, Jakarta Utara yang berjumlah hampir mencapai ribuan.

Warga menuntut agar pemerintah segera meresmikan pengurus RT dan RW setempat dan segera mengakui warga warga RT 02 RW 09 sebagai WNI yang sah. Selain itu warga juga menuntut agar pemerintah segera mengeluarkan KTP elektronik (e-KTP) serta memberikan ijin mendirikan sekolah TK Tunas Mandiri.

Jika tuntutan tidak dipenuhi, warga akan tetap melakukan unjukrasa di sepan kantor Kemendagri, hingga tuntutanya dipenuhi. Mereka siap bermalam di halaman yang berlokasi di Jalan Merdeka Utara itu. Meski demikian aksi unjukrasa masih berlangsung damai. Sementara arus lalu lintas yang melintas dari arah Merdeka Selatan ke Jalan Merdeka Utara terlihat lancar meskipun sedikit tersendat saat melewati halam Kemendagri. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU