ilustrasi

Jakarta, Seruu.com - Warga Indonesia tidak perlu khawatir dengan kabar satelit Phobos Grunt milik Rusia yang diperkirakan jatuh 17 Januari nanti. Hal itu dikatakan Deputi bidang Sains bidang Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Thomas Djamaluddin di kantornya di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Selasa (10/1).

Posisi Phobos Grunt saat ini hampir mendekati bumi di bawah 200 kilometer. Lapan belum bisa memastikan posisi jatuhnya satelit seberat 13 ton itu. Lapan intensif mengamati pergerakan satelit itu . Selain karena bobotnya yang mencapai 13 ton, kejatuhan satelit itu membahayakan manusia karena membawa bahan bakar.

Menurut Thomas, satelit itu akan diterbangkan 6 Februari menuju Mars dengan misi eksplotasi. Namun, satelit gagal dan tertahan di orbit bumi dan secara perlahan akan jatuh ke bumi.

Pemantauan Lapan, posisi terakhir satelit berada di kawasan Samudera Atlantik mendekati Amerika. Dalam sehari satelit itu bisa mengelilingi wilayah Indonesia empat kali. Namun peneliti Lapan belum bisa memastikan lokasi jatuhnya satelit. Lokasi jatuhnya satelit Phobos Grunt baru bisa diketahui dua jam sebelumnya. [ndis]

KOMENTAR SERUU