Jakarta, Seruu.com - Pemerintah menyiapkan sembilan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) baru khusus di Jabodetabek seiring pengalihan Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG). Dengan demikian, fasilitas SPBG di Jabodetabek menjadi 19 buah.

"Sedang disiapkan, ini perlu infrastruktur," kata Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Armida S. Alisjahbana, saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu (11/1/2012).

BBG menjadi alternatif karena dinilai lebih murah dibanding BBM non-subsidi lainnya seperti Pertamax dan Pertamax-plus produksi Pertamina. Untuk memuluskan pembangunan SPBG kata Armida, pemerintah menyediakan insentif kepada investor berupa subsidi bunga kredit.

"Subsidi itu untuk investasi SPBU, dispenser Pertamax dan konverter ke SPBG, ini kan perlu investasi, investasi itu diambil kredit, jadi bunganya yang diinsentif," ungkap Armida.

Sementara, untuk pembelian konverter kit, lanjut Armida, pemerintah belum menentukan insentifnya.

Armida menegaskan, konverter kit harus memenuhi standard sehingga tidak membahayakan masyarakat. Selain itu, masyarakat juga memerlukan edukasi dan sosialisasi. "Tahap awal, konverter kit sebagian diimpor, yang penting standardisasi dan keamanan produk" tandasnya.

Pemerintah berencana membatasi penggunaan BBM bersubsidi bagi mobil pribadi pada 1 April nanti. "Pembatasan tersebut akan bertahap, tidak langsung seluruhnya," pungkas Armida. [ms]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU