Pohon Tumbang di kawasan S Parman

Jakarta, Seruu.com - Dari 4,5 juta pohon yang ada di Jakarta, Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distamkam) DKI baru melakukan penelitian pohon rawan tumbang sebanyak 80 ribu pohon. Dengan demikian, masih terdapat 4,420 juta pohon yang belum diteliti kerawanan untuk tumbang.

Kepala Distamkam DKI Catharina Suryowati, mengakui bahwa pihaknya memang lambat dalam melakukan penelitian pohon rawan tumbang di Jakarta. Menurutnya dari 80 ribu pohon tersebut, yang diteliti hanya pohon di jalan-jalan protokol saja.

"Penelitian pohon rawan tumbang ini sejak 2007 sampai sekarang. Memang penelitiannya berjalan lambat karena baru 80 ribu pohon dari 4,5 juta pohon yang harus diteliti," ujar Catharina, Kamis (12/1/2012).

Catharina pun menjelaskan alasan mengapa proses penelitian tersebut berjalan lambat. Menurutnya penelitian berjalan lambat karena anggarannya kecil, sehingga dirasa sulit untuk mempercepat penelitian.

Terkait pohon tumbang yang menewaskan mahasiswi Trisakti bernama Arum, Catharina menuturkan pohon tersebut tidak keropos dan dalam kondisi baik.
"Termasuk pohon asem yang tumbang depan Istana Negara, itu dirawat oleh kami. Penyebab tumbangnya memang karena angin kencang," imbuhnya. [ndis]

KOMENTAR SERUU