Tim 7 Summits saat menaklukkan Puncak Denali McKinley di Amerika Utara, 15 Mei 2011

Seruu.com - Setelah berhasil mendaki puncak Gunung Vinson Massif di Antartika 7 Januari lalu, Tim Ekspedisi 7 Summits Indonesia akan segera mempersiapkan diri untuk mendaki puncak Gunung Everest di Nepal. Puncak Everest ini merupakan puncak terakhir yang akan didaki oleh Tim 7 Summits tersebut.

Kegiatan ekspedisi 7 Summits ini mendapat dukungan dari banyak pihak termasuk Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama Santos dan Petrochina.

Ipong Witono, Ketua I Bidang Eksternal Tim 7 Summits, mengatakan para pendaki akan memulai latihan untuk mendaki Puncak Everest pada minggu ketiga Januari. “Setelah kembali dan beristirahat, tim akan melakukan latihan di Gunung Gede Pangrango didampingi tim kesehatan dari FK Unpad. Pada Prinsipnya, tidak ada latihan yang khusus. Yang harus dijaga adalah tingkat kebugaran pendaki harus tetap prima saat bepergian ke Everest. Rencana aklimatisasi sekitar 1 bulan di base camp awal di Everest,” ujar Ipong.

Tepat pukul 16.21 WPA tanggal 6 Januari 2012 atau pukul 02.21 WIB tanggal 7 Januari 2012, Tim 7 Summit Indonesia berhasil mencapai Puncak Gunung Vinson Massif di Antartika. Tim tersebut terdiri dari Ardeshir Yafftebi, Iwan Irawan, Martin Rimbawan, Fajri Al Luthfi dan Nurhuda. Mereka tergabung dalam Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadir, sebuah perhimpunan pecinta alam tertua di Indonesia sejak 1964. Apabila semua pendaki tersebut berhasil mencapai Puncak Everest, mereka layak disebut “Seven Summitters”.

Sebelumnya, Tim 7 Summits sudah menaklukkan lima puncak dunia lainnya yaitu Puncak Ndugu-Ndugu di Papua (18 April 2010); Puncak Kilimanjaror di Tanzania (1 Agustus 2010); Puncak Elbrus di Rusia (19 Agustus 2010); Puncak Aconcagua di Amerika Selatan (28 Desember 2010); dan Puncak Denali McKinley di Amerika Utara (15 Mei 2011). [ndis]

KOMENTAR SERUU