Aksi warga Tanah Merah di Kemendagri

Jakarta, Seruu.com - Puluhan petugas Satpol PP sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu (18/1/2012) membongkar paksa tenda milik warga Tanah Merah Koja, Jakarta Utara, di depan pagar kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat. Tindakan itu mendapat perlawanan warga dengan menarik tenda dari tangan petugas sehingga sejumlah perempuan dan anak-anak histeris.

Aksi warga untuk kali kesekian ini mewakili puluhan ribu warga Tanah Merah. Mereka menuntut Kementerian Dalam Negeri segera membuatkan kartu tanda penduduk atau KTP bagi warga yang sudah puluhan tahun tinggal di Tanah Merah.

Warga mengancam akan mendatangkan sekitar 35 ribu warga Tanah Merah untuk kembali berunjuk rasa. Mereka juga akan memblokade jalan raya jika tuntutan mereka tidak segera dipenuhi.

Sejauh ini Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono menolak permintaan warga. Alasannya, mereka tinggal di lahan milik orang lain. Penerbitan KTP juga dipastikan membawa konsekuensi hukum lain, yang menyangkut hak dan kewajiban sebagai warga.

Padahal menurut pengakuan warga mereka selalu didata saat pemilu legislatif, Presiden maupun Pilkada DKI meskipun tidak memiliki KTP. Warga menuding negara dan pemerintah DKI hanya ingat bahwa mereka adalah penduduk Jakarta saat pemilu saja. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU