Jakarta, Seruu.Com - Penyebab kecelakaan berujung maut di Jalan MI Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu (22/1/2012) siang, masih simpang siur. Polisi menduga pengemudi mobil Xenia B 2479 XI, Afriani Susanti (29), mengantuk sehingga tidak fokus saat menyetir dan tidak mampu mengendalikan laju mobilnya. Akibat kejadian ini, delapan orang tewas dan lima lainnya luka-luka.

Atas perbuatan pengemudi itu, pihak kepolisian menjerat pengemudi dengan pasal berlapis dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Kasubdit Gakum Dit Lantas Polda Metro Jaya AKBP Sudarmanto mengatakan, pihaknya menilai jika pengemudi melakukan kelalaian dalam berlalu lintas, sehingga mengakibatkan korban jiwa. Untuk itu pengemudi dijerat dengan empat pasal yakni pasal 283, Pasal 287 ayat 5, Pasal 288, Pasal 310 ayat 1, 2, 3 dan 4 Undang-undang Lalu Lintas

"Tersangka dinyatakan ditahan. Sanksi pidana maksimal 6 tahun," kata Sudarmanto dalam keterangan persnya di kantor Dit Lantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (22/1/2012).

Selain karena kelalaian itu, tersangka diketahui juga tidak membawa surat kendaraan seperti SIM dan STNK pada saat kejadian tersebut. "Pasal 288 itu tidak ada SIM dan STNK," imbuhnya.

Sudarmanto mengatakan, pengemudi dan tiga rekan yang ikut dalam mobil itu sudah menjalani tes urine dan darah di RS Polri. Hal ini untuk mengetahui apakah pengemudi terpengaruh alkohol atau obat-obat terlarang saat mengemudi.

Selain itu, keempatnya juga sudah dimintai keterangan oleh petugas terkait kejadian tersebut. "Tidak ada perbedaan keterangan yang signifikan dalam kronologis. Afriani dan rekan-rekan sedang dites urine dan darah di RS Polri. Hasilnya negatif," kata dia. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU