Jakarta, Seruu.Com - Ribuan warga memadati tempat pemakaman umum Kawi-Kawi Kramat Sentiong Jakarta Pusat, Senin (23/01). Mereka ingin melepas empat warga mereka yang menjadi korban tragedi Xenia di Tugu Tani, Jakarta kemarin.

Tak sedikit pula warga yang menyaksikan iring-iringan rombongan pengantar jenazah. Keempatnya adalah Buhari, Firmansyah, M. Akbar, dan M. Huzaifah.

Seorang warga menuturkan keempat korban terlambat dikebumikan. Pasalnya saat jenazah dimandikan masih ada kucuran darah di tubuhnya. "Sedikit telat karena tadi waktu dimandiin darah masih terus mengucur," kata Adi.

Empat jenazah tersebut dibawa warga dari kediamannya yang tak jauh dari Masjid Jami Al-Falah. Ratusan warga Tanah Tinggi, Johar Baru, kemudian melakukan salat zuhur sekaligus mendoakan jasad korban Xenia maut.

Setelah disalatkan, warga akan berjalan kaki membawa jenazah ke peristirahatan terakhir di TPU Kawi-Kawi yang berjarak sekitar lima kilometer dari kediaman korban.

Saking banyaknya pelayat yang ikut mengiringi pemakaman keempat jenazah itu, hingga terjadi sebuah insiden tanah makam Muhammad Akbar amblas karena begitu antusiasnya pelawat yang menghantarkan jenasah. "Makanya mundur dong, kasian itu Akbar," ujar salah seorang keluarga mengingatkan ratusan pelawat yang hadir. [ksr]
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU