ilustrasi Tawuran

Jakarta, Seruu.com - Tawuran antara dua ormas, Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) yang terjadi di Pamulang, Minggu (22/1) menyebabkan dua orang terluka bacok. Kedua korban tersebut saat ini masih dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Akibat tawuran jatuh dua korban. Korban masing-masing berasal dari PP dan FBR. Dari PP atas nama Sodikin, dari FBR atas nama Joni Ismoyo," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (23/1/2012).

Dalam tawuran tersebut, pihak kepolisian menyita, barang bukti berupa balok kayu. Selain itu 10 orang dari kedua ormas tersebut, diamankan karena diduga menjadi provokator pemicu tawuran.

"Sudah kita amankan 10 orang baik itu dari PP dan FBR," tegasnya.

Menurut Rikwanto, pihak kepolisian sebenarnya sudah berusaha untuk meredam terjadinya tawuran. Berbagai mediasi sudah dilakukan di jajaran elite, namun tetap saja di lapangan bentrok kerap kali terjadi.

"Sudah sering kita lakukan mediasi. Pertemuan berjalan baik, semua sudah sepakat untuk menahan diri.

Pemicu tawuran, menurut Rikwanto berawal dari masalah yang sebenarnya sederhana. Dia menambahkan pihaknya sebenarnya sudah berupaya meminimalisir bentrok dengan upaya mediasi, namun saat di lapangan masih sering terjadi tawuran.

Dari informasi yang dihimpun kepolisian, tawuran terjadi karena masalah sepele berupa pencabutan bendera dari salah satu Ormas tersebut. Penggunaan bendera, ujar Rikwanto biasanya digunakan sebagai penanda penguasaan wilayah. "Biasanya nongkrong, lihat-lihatan, tersinggung, terjadi penyerangan,"ujar Rikwanto. [ndis]
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU