Jakarta, Seruu.Com - Kecelakaan maut yang menewaskan 9 Orang pejalan kaki dan 3 orang luka-luka di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (22/1) kemarin, ternyata berbuntut panjang. Kasus ini terus menjadi perhatian publik, karena tersangka penabrakan, Apriyani Susanti, ditetapkan positif menggunakan obat-obat terlarang, saat mengemudi.

Apriyani dan ketiga temannya yang berada di dalam mobil naas tersebut, diduga menenggak tiga botol minuman keras dan tiga botol bir, kemudian mengkonsumsi ekstasi. Menurut laporan Polisi, pesta narkoba itu dilakukan di dua tempat hiburan.  
 
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Effendi Anas menuturkan, pihaknya akan melakukan investigasi ke dua lokasi tempat hiburan yang diduga menjadi lokasi Apriyani melakukan pesta narkoba sebelum kejadian naas tersebut.

"Khusus untuk investigasi awal, kami akan lakukan di diskotik dan kafe yang sempat dikunjungi Afriyani," ujar Effan, sapaan Effendi Anas, Selasa (24/1/2012).

Effan menerangkan, penyelidikan akan dimulai pada diskotik dan kafe tempat Afriyani berpesta bersama teman-temannya. Jika hasil investigasi membuktikan kedua tempat hiburan malam tersebut menjadi tempat penggunaan narkoba dan beroperasi lebih dari waktu yang ditentukan, maka tidak ada peringatan lagi.

"Tindakan yang akan kami ambil kemungkinan penyegelan dan merekomendasikan pencabutan izin diskotik atau kafe tersebut. Kemungkinan penyelidikan diarahkan pada pelanggaran jam operasional tempat hiburan malam," tandasnya. [rosy]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU