Istimewa

Jakarta, Seruu.Com - Supir Bajaj yang meninggal akibat tertimpa pohon di jalan Darmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Rabu (25/01). Akhirnya akan mendapatkan santunan sebesar Rp. 7,5 juta.

Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Selatan Heru Bambang mengatakan seharusnya Warno tidak mendapatkan santunan karena pohon yang menimpa pria malang itu tumbuh di tanah milik pribadi. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Suku Dinas Pertamanan Jaksel, pohon itu berada di tanah driving range milik Ian Darmadi.

Meski begitu, pihaknya mengambil kebijakan khusus untuk menjami biaya administrasi korban di RS Fatmawati hingga dipulangkan ke kampung halamannya di Tegal, Jawa Tengah.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Media Indonesia, biaya administrasi rumah sakit berjumlah lebih dari Rp4 juta dan biaya ambulans untuk mengantar jenazah sekitar Rp2,6 juta.

"Namun, untuk kendaraannya yang rusak tidak mendapatkan santunan," ujar Heru.

Warno (55), warga di Jalan MPR III Dalam RT 5/13 Cilandak Barat, Jakarta Selatan tewas dengan luka di bagian kepala, wajah, dan leher. Bajaj yang dikendarainya di Jalan Darmawangsa Raya tertimpa pohon ketika terjadi hujan deras disertai angin kencang. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU