Jakarta, Seruu.com - Sekitar 50 orang yang menamakan diri Solidaritas Rakyat untuk Keadilan berunjuk rasa di stasiun pengisian bahan bakar gas A.31.03.01 di Jalan Raya Pemuda, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (26/1/2012).

Namun, demonstrasi itu tidak mengganggu operasional SPBG. Bus-bus transjakarta, taksi, mikrolet, dan bajaj yang hendak mengisi gas sebagai bahan bakar tidak diadang oleh pengunjuk rasa.

Demonstran yang mengklaim diri bagian dari ahli waris Amsir bin Naih, pemilik tanah SPBG yang belum mendapat pembayaran ganti rugi dari PT Pertamina (Persero), awalnya menginginkan penutupan SPBG tersebut. Mereka juga berniat mengadang kendaraan yang masuk untuk mengisi bahan bakar.

Sempat juga muncul ketegangan antara perwakilan demonstran dan orang yang diduga perwakilan pengelola SPBG. Namun, pengadangan dan ketegangan itu berhasil diredam oleh petugas Polri dan TNI.

Massa akhirnya berunjuk rasa damai dengan berdiri di tepi Jalan Pemuda dengan membentangkan spanduk tuntutan.

Massa menyatakan Mahkamah Agung RI pada 2003 mengeluarkan putusan perkara perdata yang mengharuskan Pertamina membayar ganti rugi atau mengembalikan tanah yang kini menjadi SPBG itu kepada ahli waris. [ndis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU