Jakarta, Seruu.Com - Banyaknya pohon tumbang akibat terpaan angin kencang di musim penghujan kali ini, membuat Pemerintah Kota Jakarta Selatan melakukan pemantauan pohon-pohon. Alhasil tercatat, 2.500 pohon rawan tumbang yang tersebar di 10 kecamatan di wilayah tersebut.

Pohon-pohon rawan tumbang tersebut berjenis angsana, tanjung, dan mahoni. "Sebagian besar pohon tersebut sudah berusia di atas 20 tahun dan keropos," kata Heru Bambang, Kepala Sukudinas Pertamanan Jakarta Selatan, Jumat (27/01).

Dari 10 kecamatan, ada sebagian kawasan yang banyak memiliki pohon besar dengan diameter lebih dari 1,5 meter dan tua. Diantaranya Jalan Brawijaya, Jalan Sultan Iskandar Muda, kawasan Cilandak dan Jalan Cilandak KKO, kawasan Pesanggrahan, Jalan Bangka, Pancoran, Pasar Minggu dan Jagakarsa. Namun yang paling banyak di Kecamatan Tebet.

“Sejumlah kawasan tersebut merupakan prioritas untuk ditoping atau ditebang supaya jangan sampai membahayakan masyarakat,” tutur Heru.

Dari jenis pohon yang ada dan minimal tingginya sekitar 15 meter antara lain angsana, tanjung, mahoni, jinjing dan dadap merah.

Heru mengaku menemukan kendala dalam menggelar pemangkasan pohon. Kendala tersebut termasuk masalah teknis dan non teknis. Ia beberkan bahwa saat ini pihaknya hanya memegang 20 alat pemangkasan pohon. Selain itu, misalnya saja di Jalan Iskandar Muda, terangnya, agak sulit dilakukan pemangkasan karena terletak di lajur bus TransJakarta.

"Dilewati kendaraan, ramai dan space-nya sempit. Lalu terkadang banyak warung kaki lima atau bangunan semi permanen di bawah pohon," tandasnya. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU