Tangerang, Seruu.Com - Setelah buruh-buruh Bekasi melumpuhkan akses Tol Jakarta-Cikampek, kini giliran Buruh asal Tangerang mengancam akan menggelar aksi mogok massal dan menutup akses tol Tangerang-Jakarta.

Ancaman itu akan dilakukan buruh jika kisruh revisi Surat Keputusan Gubernur Banten terkait upah minimum kabupaten/kota tidak menemukan solusi.

“20 ribu buruh Tangerang akan turun ke jalan. Aksi kami akan melebihi seperti di Bekasi,” ujar koordinator aliansi buruh dan serikat buruh Tangerang, Koswara

Menurut Koswara, pada 1 Februari nanti, Kementerian Tenaga Kerja mengundang para buruh, Apindo, dan Dinas Tenaga Kerja Kota/Kabupaten Tangerang Selatan untuk mediasi. Jika pertemuan itu tidak menghasilkan kesepakatan, katanya, buruh akan menutup akses tol Tangerang-Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, kata Koswara, akan dicari solusi terbaik terkait revisi SK Gubernur tentang pemberlakukan UMK Kabupaten, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Buruh se-Tangerang Raya, menurut Koswara, berkukuh menuntut agar Apindo Tangerang mencabut gugatan yang dilayangkan ke PTUN tentang revisi upah minimum kabupaten (UMK) Tangerang dan upah minimum sektoral (UMS).

Koswara mengatakan buruh meminta pengusaha segera menjalankan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten tentang revisi UMK dan UMS. Mereka juga minta Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang menindak tegas pengusaha nakal yang berani mengabaikan SK Gubernur. "Keinginan kami hanya itu dan semoga pemerintah bisa memediasi tuntutan kami,” katanya. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU