Jakarta, Seruu.Com - Pengemudi Xenia maut yang menewaskan sedikitnya 9 Orang pejalan kaki, di jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Afriani Susanti, akhirnya dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Bukan hanya itu saja, Apriani juga bakal berhadapan dengan tuntutan ganti rugi secara materi yang saat ini sedang disiapkan kuasa hukum keluarga korban.
 
Kuasa Hukum keluarga korban Ronny Talapessy mengatakan angka ganti rugi yang diingikan keluarga korban memang belum ada titik temu. Namun, menurutnya ganti rugi yang diinginkan bisa mencapai miliaran rupiah.
 
“Kita ajukan perdata itu sudah pasti. Sekarang sedang kita susun berkas perdatanya,” kata dia di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (31/1).
 
Tambahnya, gugatan perdata akan disampaikan melalui Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dia mengatakan, niat mengajukan gugatan perdata karena banyak alasan. “Contohnya, Firmansyah istrinya sedang mengandug tujuh bulan ke depannya siapa yang mau tanggung kelahirannya,” tegasnya.
 
Kata dia, gugatan perdata akan diajukan secepatnya dengan angka yang dinilai logis. Berkas gugatan empat korban yakni M Firmansyah, Bukhari alias Ari, Hudzaifah dan Muhammad Akbar akan disatukan namun dengan muatan dengan sangat terperinci.

Sebelumnya, penyidik menetapkan Apriani dan tiga orang temannya sebagai tersangka pengguna narkoba pasca-tabrakan maut yang menewaskan sembilan orang dan melukai tiga orang lainnya di dekat Tugu Tani, Jakarta Pusat, Minggu (22/1). [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU