Foto Apriani Susanti (twitter)

Jakarta, Seruu.com - Kediaman Afriani di Jalan Ganggeng Terusan, nomor 148 RT 0011 RW 07, Sungai Bambu, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, di jaga sejumlah pria berbadan tegap. Mereka melakukan penjagaan ketat di sekitar rumah bercat putih itu.

Hal tersebut memicu kecaman ari Kuasa Hukum keluarga korban kecelakaan maut, Ronny Talapessy. Ia menilai apa yang dilakukan oleh Afriani berlebihan. “Keluarga korban belum ada ke sana, dan tidak ada rencana ke sana,” kata Ronny, Selasa (31/1/2012).

Ia mengatakan keluarga mempercayakan proses hukum kepada pihak Kepolisian. “Kita beri waktu kepada pihak penyidik,” tukasnya.

Seperti yang diketahui saat ini tersangka kasus tabrakan maut yang menewaskan sembilan orang pejalan kaki di Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat pada Minggu lalu, Afriani Susanti mendapat kecaman dari masyarakat.
Masyarakat kesal lantaran wanita bertubuh gempal ini dalam pengaruh narkoba, dalam berkendala.

Penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akhirnya menjerat tersangka dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan.

Afriani dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto. Pasal tersebut sudah tertuang dalam berkas perkara pemeriksaan tersangka. “Pasal 338 dalam kajian, tapi memang kita akan menerapkan pasal ini pada tersangka,” kata Rikwanto di Mapolda Metro jaya. [gendis]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU