ilustrasi

Jakarta, Seruu.com - Penyidik Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menemukan indikasi bos PT Sanex atau Power Steel, Tan Harry Tantono alias Ayung didatangi sekelompok orang tidak dikenal, sebelum dibunuh tersangka.

"Kita perhatikan ada sekitar 16 orang yang diduga mendatangi korban," kata Kepala Subdirektorat Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Helmy Santika di Jakarta, Selasa (31/1).

Helmy mengatakan penyidik menganalisa kamera tersembunyi yang dipasang pengelola hotel di sekitar lokasi kejadian. Ia menduga ada 16 orang yang berjalan di lorong dan lobi guna menemui korban sebelum terjadi pembunuhan.

Helmy menambahkan para pria tidak dikenal itu, diduga menemui korban di lantai 27 Swissbel Hotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Sekelompok orang mendatangi korban dengan maksud menagih janji bos Sanex Steel yang akan memberikan upah Rp600 juta, karena mendapatkan proyek pekerjaan.

Berdasarkan keterangan tersangka kepada petugas, korban mencaci maki para tersangka saat hendak menagih janji tersebut, kemudian tersangka emosi dan menusuk korban hingga tewas. Selain itu, petugas juga menemukan selongsong peluru di sekitar kasur yang menjadi tempat penemuan jasad korban di kamar hotel dan jejak sepatu.

Namun, Helmy memastikan petugas tidak menemukan proyektil maupun bekas luka tembak pada tubuh korban.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung (45) terjadi di Kamar 2701 Swissbell Hotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (26/1).

Ketiga pelaku yang diduga membunuh korban, yakni C (30), A (28) dan T (23) menyerahkan diri kepada petugas Polda Metro Jaya, Jumat (27/1) dinihari. [ms]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU