Tangerang, Seruu.Com - Ribuan buruh se-Tangerang Raya (Kota/Kabupaten/Tangerang Selatan) mengancam akan melakukan aksi besar-besaran, hari ini (1/2). Ancaman itu dilakukan apabila dalam pertemuan yang difasilitatasi Menaker, di Jakarta tidak sesuai dengan tuntutan mereka.

Ketua Konsulat Cabang FSPMI Kabupaten/Kota Tangerang, Riden Hatam Aziz, menegaskan, bahwa dirinya sudah tidak bisa lagi membendung para buruh untuk tidak melakukan aksi. Menurutnya, buruh di Tangerang sudah terlalu kecewa dengan Apindo.

"Saya dan anggota tidak bisa bendung lagi. Yang jelas kita akan melakuakn Aksi, dan akan mendatangi PTUN Banten. Kedua, Apindo Pusat yang akan menjadi sasaran kita," ujar Riden.

Buruh Tangerang, lanjutnya, tidak akan melakukan aksi menduduki fasilitas umum seperti jalan tol dan bandara udara Soekarno-Hatta. Sebab katanya, persoalan buruh hanya dengan Apindo yang tidak mengindahkan permintaan buruh.

“Urusan kami dengan Apindo, maka akan kami selesaikan dengan Apindo. Kami, para buruh di Tangerang Raya tidak akan melakukan aksi ke fasilitas umum,” imbuhnya.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, hari ini, Rabu (1/2), Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan melakukan mediasi dan mengundang semua pihak  terkait  yang terdiri dari pimpinan Pemerintah daerah (Pemda), Perwakilan serikat pekerja/buruh dan perwakilan asosiasi pengusaha untuk mencari titik temu dalam penetapan upah minimum di Tangerang. [rosy]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU