Jakarta, Seruu.Com - Kendati telah ada kesepatan antara buruh dan pengusaha dalam perundingan di Kementrian Tenaga Kerja terkait upah minimum, para buruh se Tangerang Raya tetap mengancam akan melakukan aksi besar-besaran pada 9 Februari mendatang.

Para buruh akan melakukan pemblokiran tol Tangerang-Jakarta dan tol Bandara Soekarno Hatta jika pihak pengusaha tidak merealisasikan kesepakatan.

Hal itu ditegaskan Sekretariat Bersama (Sekber) Buruh Se-Jabodetabek yang dibacakan di Kantor LBH Jakarta, Jumat (3/2).

"Kami tetap akan lakukan aksi," tegas Ermawati, salah seorang perwakilan Sekber Buruh saat jumpa pers.

Sekber buruh juga mengecam peringatan yang disampaikan Pangdam Jaya dan meminta pihak TNI/Polri tidak perlu campur tangan dalam masalah perburuhan. Dalam pernyataan sikap yang dibacakan secara bergantian oleh perwakilan buruh itu merangkum pula pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Waris yang menyatakan akan menindak tegas para pengunjuk rasa yang mengganggu obyek vital.

"Pernyataan ini disampaikan Pangdam Jaya saat menghadiri apel gelar pasukan pengamanan unjuk rasa di Parkir Timur Senayan, Jakarta, kemarin," kata Sulthoni, perwakilan Sekber asal KASBI.

Menyikapi ancaman ini, pengusaha Tangerang Raya berjanji akan merealisasikan poin poin yang telah disepakati bersama. Selain itu, pihak pengusaha juga meminta agar buruh tidak melakukan aksi pemblokiran obyek vital, karena selain menganggu ketertiban umum, juga akan berdampak pada iklim investasi di Indonesia. [rosy]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU