Jakarta, Seruu.Com - Paradoks kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semakin tampak dalam menangani masalah buruh di tanah air. Pernyataan Kapolri dan Pangdam TNI yang memposisikan buruh sebagai musuh negara, sangat mengenaskan dan menyakitkan.

Bukan hanya mendapat kecaman keras dari para Buruh Tangerang Raya. Buruh Bekasi pun geram dengan sikap Aparat yang keras kepala itu, Kepolisian dan TNI yang seharusnya menjadi tameng negara dalam melindungi rakyat, justru bertindak sebaliknya.

"Kami sangat menyesalkan sikap Kepolisian dan TNI yang mengancam aksi teman-teman buruh Tangerang. Tugas aparat kan cuma mengamankan, kita ini Buruh bukan teroris. Kami benar-benar mengecam keras atas pernyataan Pangdam Jaya." Kata Obon Tobroni, Ketua Cabang FSPMI Kab. Bekasi saat di hubungi via phone, Sabtu (4/2).

Menurut Obon, ini merupakan kegagalan pemerintahan SBY yang tidak bisa menjembatani antara Pengusaha dengan Buruh. Upah yang minim, lanjutnya, tapi perekonomian serba mahal itulah yang menyebabkan kami harus turun kejalan untuk meminta upah yang layak.

Selain itu, Obon juga mendukung para buruh Tangerang untuk melakukan aksi demonstrasi.

"Pemerintahan SBY tidak bisa menaikan harkat Buruh. Jadi hanya itu yang kita bisa buat (menutup jalan Tol), dan itu efektif agar tuntutan kita bisa diterima. Asal kita tetap konsisten pada tujuan " pungkasnya. [ern]  
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU