Aliansi Serikat Pedagang Menolak Praktek Revitalisasi Yang Merugikan Pedagang Kecil

Jakarta, Seruu.com- Kebijakan PT Kereta Api Indonesia yang melaksanakan program Revitalisasi/ Perbaikan sarana transportasi lingkar Jabotabek mendapatkan penolakan dari masyarakat. Terbukti, siang ini ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pedagang,  melakukan aksi demonstrasi di kementrian Perhubungan, Rabu, (8/2/2012).

Dalam aksinya,massa menilai program revitalisasi adalah upaya penggusuran terhadap kios-kios pedagang kecil di stasiun cikini, stasiun Djuanda serta stasiun Gondangdia

Dalam orasinya, massa menjelaskan bahwa, revitalisasi adalah memperbaiki Prasarana stasiun dalam mendukung transportasi nasional, bukan mengusur pedagang kecil

Aksi yang diawali dari kementrian BUMN ini meminta Pemerintah untuk melihat dan berpihak kepada rakyat kecil. "Jangan hanya CFC, Seven Eleven saja yang dilindungi negara," ungkap salah seorang orator sambil memaparkan sejumlah waralaba franchise yang banyak bertebaran di stasiun.

Selain itu Koordinator Aksi Pedagang, Zarkasih Damanik menuding program revitalisasi PT KAI dilaksanakan tanpa adanya sosialisasi. "Tidak ada sama sekali upaya dialog dengan para pedagang terbukti sampai saat ini distasiun Djuanda telah terjadi pemagaran," paparnya.

"Padahal sejak bergulirnya program revitalisasi,para pedagang telah mengirim surat ke PT KAI, namun sampai hari ini belum ada jawaban," imbuh Zarkasih

Untuk itu lanjut Zarkasih pihaknya meminta Kementirian Perhubungan untuk memangil PT KAI. "Tuntutan kami jelas yaitu berdagang harga mati dan revitalisasi adalah bangun ekonomi pro rakyat," pungkasnya. [simon salakory]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: star goldstar goldstar goldstar goldstar gold (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU