Tangerang, Seruu.Com - Buruh se-Tangerang Raya mengancam akan kembali melakukan aksi demonstrasi besar-besaran apabila dalam waktu 10 hari dari sekarang pihak perusahaan tidak membayarkan Upah Minimum Kota (UMK) sesuai dengan UMK Revisi yang ditanda tangani Gubernur Banten.

"Untuk tanggal 9 Februari, kami pastikan akan tetap lakukan aksi, namun bukan penutupan tol seperti jadwal semula, melainkan hanya sosialisasi mengenai posko yang telah kami bentuk," kata Koordinator Aksi Aliansi Serikat Buruh dan Serikat Pekerja Tangerang Raya, Koswara di Tangerang, Rabu (8/2).

Ia mengatakan, dari hasil rapat, disepakati bila nantinya jumlah buruh yang akan terlibat dalam aksi tersebut sebanyak 500 orang.

Nantinya, para buruh tersebut akan berkumpul di wilayah Bojong, Cikupa, dan dibagi dalam tiga kelompok meliputi wilayah barat, tengah dan timur.

"Para buruh akan melakukan aksi dengan kendaraan motor sambil menyebarkan selembaran di setiap perusahaan yang dilewati," katanya.

Mengenai izin aksi tersebut, Ia menjelaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian. "Kami sudah sampaikan surat kepada polisi mengenai rencana aksi tersebut," katanya.

Koswara juga menuturkan, jika pihaknya berjanji tidak akan melakukan tindakan yang melanggar hukum dan menganggu ketertiban. "Jika ada dari buruh yang melanggar hukum, kami sudah minta aparat kepolisian untuk menindaknya," katanya.

Sementara itu, Kordinator Aliansi SB/SP Tangerang Raya, Poniman mengatakan bahwa saat ini posisi buruh masih dalam posisi siaga satu, karena dikhawatirkan 10 hari kedepan akan banyak perusahaan yang berusaha mangkir dari kewajibannya dengan meminta penangguhan kenaikan UMK kepada pemerintah.
 
"Bukan tidak mungkin akan banyak perusahaan yang meminta penangguhan dengan dalih tidak mampu, jika ternyata pemerintah mempermudah proses penangguhan tersebut dengan dasar yang tidak jelas, kami akan lakukan aksi besar-besaran lagi pada Kamis 23 Februari 2012," tegasnya.
 
Untuk itu, Poniman menghimbau seluruh serikat pekerja mengawal pembayaran UMK ini sampai tuntas dan sesuai dengan revisi yang ada. Posko advokasi yang disiapkan akan menerima keluhan pekerja yang tidak menerima haknya. [rosy]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU