Jakarta, Seruu.Com - Belum disahkannya Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) DKI Jakarta 2012, membuat para buruh Jakarta dan sekitarnya mendesak Pemprov DKI Jakarta segera menetapkan UMSP 2012 dari Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 1.529.150 per bulan.

Terkait ancaman ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo tidak mau berkomentar banyak. Ia bahkan meminta kepada para buruh untuk melihat pada pengalaman-pengalaman sebelumnya dalam penetapan angkatan Upah Minimum Sektoral Provinsi DKI Jakarta.

"Saya lihat dari pengalaman yang berjalan, saya selalu yang menyetujui UMP dan UMP yang saya setujui apa menyengsarakan rakyat?" kata Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, di Balaikota, Jakarta, Kamis (9/2).

Ia juga tak menjelaskan bahwa tuntutan buruh tersebut akan dipenuhi atau tidak. Ia hanya meminta agar para buruh tersebut sabar menunggu karena UMSP tersebut pasti akan segera ditetapkan. "Tunggu saja sebentar lagi. Semuanya akan segera ditetapkan," jelasnya.

Forum Buruh DKI Jakarta memang sempat mengeluarkan ancaman akan melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Balaikota selama dua hari yakni pada tanggal 13-14 Februari 2012, apabila Gubernur DKI Jakarta tak menetapkan UMSP 2012 paling lambat pada 13 Februari 2012.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Deded Sukandar, mengatakan bahwa rekomendasi kenaikan UMSP DKI 2012 telah diserahkan ke tim verbal Gubernur DKI Jakarta pada 30 Januari lalu.

Atas hal tersebut, Foke meminta para buruh melihat kembali apakah UMP yang ditetapkan tersebut menyengsarakan buruh atau tidak.

"UMP yang saya setujui menyengsarakan tidak? Jadi suruh mereka ngaca dulu," kata pria berkumis ini. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU