Cisarua, Seruu.Com - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor AKP Syarif Zainal Abidin, Sabtu (11/2) menyebutkan, pihaknya untuk sementara ini menetapkan satu orang tersangka dalam peristiwa kecelakaan maut di Cisarua. Tersangka adalah sopir bus Karunia Bhakti yang sempat melarikan diri saat peristiwa terjadi.

"Sesuai Undang-Undang Lalu Lintas, tersangka dapat dijerat pasal 310 ayat 4 yakni kecelakaan yang menyebabkan orang meninggal.

Ancaman maksimal enam tahun penjara," katanya.

Peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan 12 kendaraan terjadi Jumat pukul 18.40 WIB. Bus Kurnia Bhakti jurusan Garut-Jakarta menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

Diduga karena rem blong, bus menghantam bus Doa Ibu dan menabrak sejumlah kendaraan roda empat, roda dua dan warung makan. Sebanyak 14 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 47 lainnya luka-luka.

Korban meninggal dievakuasi ke RS Paru Cisarua, sedangkan korban luka-luka sebagian ada yang dilarikan ke RS Ciawi.

Aparat kepolisian masih melakukan evakuasi bus Kurnia Bhakti yang menghantam rumah toko (ruko) dan masuk ke tebingan villa.

Proses evakuasi cukup sulit, karena bodi bus yang besar. Selain itu, kehadiran warga yang menonton kecelakaan juga menyulitkan para petugas. [ksr]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU