Cisarua, Seruu.Com - Kernet bus Karunia Bhakti, Rohman, 33, selamat dalam kecelakaan maut di Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/2), karena bersembunyi di kolong tempat duduk sebelum bus jatuh ke jurang.

"Saya melihat nggak bakalan selamat. Makanya saya bersembunyi," kata Rohman di ruang bagian unit Laka, Satlantas Polres Garut, Jawa Barat, Sabtu (11/2).

Rohman warga Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, sebelum kejadian berada pada posisi berdampingan dengan supir, Lukman, 40, dan kondektur bus, Dedi, yang juga selamat dari peristiwa yang menewaskan belasan orang tersebut.

Setelah bus terhenti dengan posisi jatuh ke jurang, Rohman, bersama kondektur dan sopir langsung melarikan diri ke rumah masing-masing di Garut untuk menyelamatkan diri karena khawatir menjadi amukan massa.

Sebelum peristiwa tabrakan bus tersebut, kata Rohman, bus sudah dinyatakan layak jalan sejak pemberangkatan awal di Terminal Garut. Selama perjalanan hingga sampai Kabupaten Cianjur tidak mengalami hambatan karena situasi jalan tidak terlalu menurun.

Namun setibanya di kawasan Taman Safari, Bogor, sopir bus sempat merasa tidak nyaman dengan kondisi rem yang macet dan tidak berfungsi optimal. Bahkan di bagian kanan bus sempat tercium bau, sehingga sebelum sampai di lokasi saat ada salah seorang penumpang turun, sopir memeriksaan kondisi rem bus.

Setelah dipastikan aman, kata Rohman, bus kemudian melaju kembali ke arah Jakarta. Namun ketika melewati jalan menurun, rem ternyata tidak berfungsi. "Supir bilang, ini rem gak ada," kata Rohman yang menyerahkan diri ke Polres Garut untuk siap diperiksa di Polres Bogor.

Kondisi jalan yang menurun tersebut menyebabkan laju bus semakin cepat dan tidak bisa dikendalikan. Pada saat itulah ia segera menyelamatkan diri ke bawah kursi nomor dua dari depan.

Dalam posisi menyelamatkan diri tersebut Rohman mengaku hanya mendengar suara benturan keras tabrakan antara bus dengan beberapa mobil serta suara pecah kaca. "Saya tetap berlindung dibawah bangku, Saya tidak nengok kemana-mana, tahu-tahu bus sudah di bawah. Ada suara pecah kaca, benturan-benturan, tapi tidak melihat," katanya. [ant]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU