Kondisi Bus Karunia Bakti Usai Kecelakaan (twitter)

Bogor, Seruu.com - Dua pekan terakhir terjadi tiga kecelakaan bis umum yang sangat tragis. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) merekomendasikan pengujian kir atau kelayakan kendaraan khususnya angkutan umum lebih diperketat.

Ketua KNKT, Tatang Kurniadi, mengatakan, jumlah kendaraan yang banyak tidak diimbangi jumlah tempat pengujian kir. "Kami rekomendasikan tempat pengujian kir diperbanyak sehingga mampu melayani seluruh kendaraan. Dengan begitu, pengawasan kelaikan kendaraan dapat benar-benar optimal," katanya, di Bogor, Sabtu (11/2/2012).

Dia mengatakan, pihaknya juga akan merekomendasikan agar setiap pengelola bus melakukan pendidikan disiplin kepada para supir.

Rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada aparat terkait. Selain itu, pihaknya juga akan menyampaikan rekomendasi hasil penyelidikan penyebab kecelakaan Bus Karunia Bhakti di Jalan Raya Puncak, Cisarua Kabupaten Bogor.

KNKT telah melakukan investigasi di lokasi kejadian. Petugas juga melakukan penyelidikan dan mengambil sejumlah alat bukti yang akan diuji di laboratorium KNKT.

Menurut dia, seharusnya kecelakaan tidak terjadi bila unsur supir dan kelaikan kendaraan memadai.

"Seperti ini ada potensi yang harus diperdalam. Kami akan menyelidiki penyebabnya. Harusnya kendaraan ini tidak mengalami kecelakaan jika unsur supir dan kondisi mobil baik," katanya.

Ia mengatakan unsur kondisi jalan yang menurun membuat laju kendaraan sedikit kencang. Bila mobil dalam kondisi baik, dengan adanya kendali dari supir maka kecelakaan tidak akan terjadi.

Oleh karena itu, untuk memastikan kelaikan kendaraan pihaknya akan mengambil sejumlah alat bukti seperti rem mesin mobil yang akan diuji di laboratorium KNKT. Diduga keras bis itu jadi mesin pencabut nyawa karena remnya blong.

Dia katakan, peristiwa kecelakaan tidak akan terjadi apabila pengelola dan supir sama-sama memiliki disiplin dalam berkendaraan.

Disiplin rendah para supir dan pengelola angkutan menjadikan moda transportasi darat Indonesia menjadi buruk.

"Maka itu, kita juga akan membuat rekomendasi kepada pihak DLLAJ untuk melakukan pembinaan kepada pengelolan. Dan pihak pengelola juga harus melatih para supir untuk memiliki disiplin dan rasa tanggungjawab atas pekerjaan," katanya.

Peristiwa kecelakaan maut bus Karunia Bhakti terjadi Jumat (10/2) malam. Bus menabrak sejumlah kendaraan dan warung bakso hingga mengakibatkan 14 tewas dan 47 lainnya luka-luka. [ms]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
KOMENTAR SERUU