Dua Spesialis Komplotan Ranmor Di Lumpuhkan

Bangkalan, Seruu.com - Jajaran reskrim polres Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Selasa (28/2/2012) berhasil membekuk dua spesialis pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang sering beraksi di wilayah kota Bangkalan.

Kedua tersangka tersebut masing-masing bernama Surianto (31) dan Joko Lifi (19) warga desa Kojen, Pasuruan, penangkapan tersangka tersebut berawal tertangkap basah saat mencoba mengambil sepeda motor di kampung kencat, kelurahan Bancaran dan sempat di hakimi massa sebelum diamankan polisi.

"Pertama yang berhasil di amankan petugas tersangka Joko Lifi saat mencoba mengambil motor di kampung Kencat, setelah di kembangkan kemudian berhasil menangkap tersangka Surianto di depan kamar kostnya," terang AKP Soegeng P, kasat reskrim polres Bangkalan.

Soegeng menjelaskan, tersangka Surianto setelah di lakukan pengejaran di kamar kostnya di kampung Rongdalam, kelurahan karaton, mau melarikan diri dari pengejaran petus sehingga petugas langsung melumpuhkan kaki kirinya.

"Saat dilakukan penggerebekan tersangka sudah mau pulang ke pasuruan, beruntung petugas cepat mendatangi kostnya atas pengakuan tersangka Joko," ujarnya.

Ditegaskan Soegeng, tersangka tersebut sudah meresahkan masyarakat, sebab sudah berkali-kali melakukan pencurian motor dan sepada angin di tempat kejadian perkara berbeda dan semua hasil curiannya langsung jual ke penadah "Eka" di kabupaten Sampang.

"Atas pengakuan tersangka tempat kejadian pertama di, pondok Demangan sepeda angin, kedua di kelurahan Pangeranan asri dua sepeda angin, ketiga di kampung Rongdelem sepeda motor, kejadian ke empat jalan jokotole sepada motor dan kelima di jalan M. Toha satu unit sepeda motor," kata Soegeng.

Lanjut Soegeng, kejadian terakhir di kampung Kencat, kelurahan Bancaran dengan mencoba mengambil sepeda motor honda tiger, namun keburu di ketahui warga sehingga pelaku langsung di hakimi massa.

"Pengakuan tersangka satu unit sepeda motor di jual seharga antara satu juta hingga dua juta rupiah ke pendah dan dari hasil pengembangan kami masih memburu dua DPO lainnya," ungkapnya.

Menurut Soegeng, kedua tersangka tersebut langsung jebloskan ke rumah tahanan Mapolres untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya.

"Kedua tersangka terancam dengan pasal 363 kitab undang-undang hukum pidana (KUHP) tentang pencurian yang memberatkan dengan ancam hukuman diatas liam tahun penjara," pungkasnya. [mif]

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar