Gerhana Matahari (Reuters)

Jakarta, Seruu.Com - Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperkirakan Gerhana Matahari akan terjadi pada 21 Mei 2012. Ini merupakan gerhana Matahri pertama di tahun 2012. Di Indonesia, fenomena dari pusat tata surya ini hanya mampu disaksikan di sebagian wilayah saja.

Fenomena gerhana matahari kali ini termasuk jenis gerhana matahari cincin. Karena posisinya saat ini, saat Bulan menutupi Matahari, tidak semua bagian tertutup sehingga masih ada bagian Matahari yang terlihat di sekelilingnya.

Namun, penampakan gerhana tergantung tempat pengamatannya. Beberapa wilayah akan bisa melihat gerhana matahari cincin, sementara wilayah lain hanya melihat gerhana matahari sebagian.

Berdasarkan informasi di situs NASA, wilayah yang bisa menyaksikan gerhana matahari cincin adalah Asia Timur, wilayah Samudra Pasifik bagian utara, dan bagian barat Amerika Serikat.

Saat gerhana matahari cincin terjadi, bagian tengah Matahari akan gelap, sementara bagian tepinya akan menyala. Cincin akan terlihat cukup tebal sebab piringan Bulan hanya akan menutupi 94 persen piringan Matahari.

Gerhana matahari cincin akan terjadi dalam durasi 5 menit 46 detik. Dari total luas wilayah Bumi, hanya 0,74 persen saja yang akan bisa menyaksikan gerhana matahari cincin ini.

Sementara itu, wilayah Indonesia hanya akan mengalami gerhana matahari sebagian. Itu pun tak semua, hanya beberapa wilayah di bagian utara Indonesia.

Dikutip dari website NASA (eclipse.gsfc.nasa.gov), gerhana Matahari tersebut dapat dilihat pada jalur trek 240-300 kilometer melintasi Asia Timur, Samudera Pasifik sisi utara dan bagian barat Amerika Serikat. Sebagian besar masyarakat lainnya di Asia, dua pertiga wilayah Amerika Utara dan Pasifik akan melihat gerhana Matahari sebagian.

Jalur annular dimulai dari selatan China pada 22.06 GMT (UT) menuju arah timur, di mana bayangan gerhana dengan kecepatan 1,1 km per jam mulai menutupi pantai selatan wilayah Jepang. Penduduk Tokyo dapat melihat peristiwa tersebut selama lima menit mulai pukul 22.32 GMT atau pada 21 Mei waktu setempat.

Sedangkan di Indonesia, Gerhana matahari sebagian hanya teramati di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua saat matahari terbit Senin pagi, 21 Mei 2012. Menurut Thomas Djamaluddin dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional dalam tulisan di jejaring sosialnya mengatakan bahwa di Kalimantan gerhana dapat disaksikan saat matahari terbit. Sedangkan di Papua, seluruh proses gerhana teramati sesaat setelah matahari terbit. [ksr]

Tags:

Rating artikel: star bwstar goldstar goldstar goldstar bw (1 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar