Suasana makan malam perwakilan BEM Nusantara dengan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Rajab (foto : Simon/ Seruu.com )

Jakarta, Seruu.com - Aksi memalukan, tawuran antar mahasiswa yang mengatasnamakan perwakilan BEM se Nusantara ternyata berlanjut di kawasan jalan Dewi Sartika Malang, Selasa (23/10/2012) dinihari tadi. Bentrokan itu diduga dipicu oleh insiden sebelumnya yang mewarnai dua kelompok mahasiswa tersebut di Universitas Jayabaya, Pulomas, Jakarta Timur.

Berdasarkan informasi yang dihimpun petugas Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur, insiden tersebut adalah buntut dari aksi pengeroyokan terhadap dua mahasiswa Trisakti di Universitas Jayabaya, Senin sore. Empat orang mahasiswa, yaitu Mayor, Sandi, Gultom dan Frederick mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Pengeroyokan itu terjadi dalam sebuah acara mahasiswa bertajuk Rekonsiliasi BEM Se-Nusantara yang diselenggarakan di lantai 8 Aula Universitas Jayabaya, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur. Dalam acara yang turut dihadiri perwakilan BEM se-Indonesia tersebut, seorang mahasiswa Makassar melakukan orasi di depan mahasiswa lainnya. Karena terlalu lama, seorang kawannya menyuruhnya untuk berhenti.

Namun, mahasiswa itu malah melempar microphone ke arah mahasiswa lain sehingga menimbulkan kericuhan. Empat orang mahasiswa Trisakti yang merasa turut menjadi inisiator dalam acara tersebut pun melerai kericuhan. Namun nahas, keempatnya malah menjadi bulan-bulanan puluhan mahasiswa asal Makassar hingga mengalami luka-luka dan memar di sekujur tubuhnya.

Tak terima diperlakukan seperti itu, keempat mahasiswa itu melapor ke Polrestro Jakarta Timur. Rupanya, peristiwa itu berbuntut panjang. Selasa dini hari, sekelompok mahasiswa asal Makassar yang menyewa wisma tersebut terlibat bentrok dengan mahasiswa Trisakti. Tidak ada korban jiwa atas insiden itu, namun lapak-lapak pedagang yang berada di arena perang antarmahasiswa itu banyak yang pecah.

Turut hadir di lokasi bentrokan itu, Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Saidal Mursalin ; Kepala Bagian Operasional Polrestro Jakarta Timur, AKBP Santun Marpaung, Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Jakarta Timur ; Kapolsektro Kramat Jati, Kompol Imran Gultom beserta jajarannya. Meski demikian, tak ada satu pun pihak yang bersedia dimintai keterangannya akan insiden ini. [gendis]
 

Tags:

BAGIKAN


Rating artikel: (0 rates)
Rating
  • star goldstar bwstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar bwstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar bwstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar bw
  • star goldstar goldstar goldstar goldstar gold
Peraturan Komentar