Foto: Ilustrasi

Jakarta, Seruu.Com - Kawasan Kota Tua, di Jakarta Barat, menjadi arena perhelatan akbar wayang, Festival Wayang Indonesia (FWI), pada 13-15 Juni ini.

Pergelaran aneka jenis wayang dengan berbagai lakonnya itu hasil kerja sama Yayasan Total Indonesia, Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Sena Wangi), Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Pusat, dan Museum Wayang Jakarta.

"Ini untuk mengembangkan, melestarikan, mempromosikan, dan membina seni budaya tradisional maupun modern kepada khalayak umum, di nusantara dan mancanegara," kata Ketua Panitia Pelaksana FWI 2014, Sumardi, di Museum Wayang, Jakarta, Jumat (13/6/2014).

"Wayang salah satu warisan budaya peninggalan nenek moyang kita yang patut kita junjung tinggi nilai-nilainya," kata Sumardi.

Mengusung tema "Dengan FWI Kita Tingkatkan Kerukunan Bangsa", gelaran ini menampilkan beragam jenis wayang, yaitu wayang kulit, wayang orang, wayang golek dari berbagai daerah, dalang-dalang muda beraksi.

Ia mengatakan FWI juga memberi tempat khusus bagi pertunjukan wayang yang hampir punah, di antaranta Wayang Orang Betawi, Wayang Cirebon, dan Wayang Topeng Malang.

Beberapa pertunjukan wayang unik juga akan ditampilkan, yaitu Wayang Urban Revolusi, Wayang Kancil, Wayang Bhinneka Tunggal Ika, dan Wayang Joblar, serta pertunjukan wayang populer, di antaranya Wayang Purwa dan Wayang Golek Sunda

Ini semua bukti bahwa wayang juga bisa diaktualisasikan sesuai jaman dan konteks.

[Ant]

KOMENTAR SERUU